SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo
Workshop Electronic Rapor (E-Rapor) SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo

Workshop Electronic Rapor (E-Rapor) SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo

28 July 2021

BY Admin

458 VIEWS

smpmusasi.net - Workshop Electronic Rapor (E-Rapor) dilaksanakan di aula SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo (Musasi) pada hari Kamis (15/10/20) berjalan sukses. Antusias dari bapak dan ibu guru Musasi dalam mengikuti wokrshop kali ini menjadi faktor utama. Meskipun pelatihan ini diadakan siang hari, namun terdapat 25% dari peserta keseluruhan sudah memenuhi ruangan sebelum pukul 12.30  WIB.

Workshop kali ini difasilitasi oleh Wahyu Kurnianto, S.Pd., selaku operator Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Musasi yang juga dipercaya oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo menjadi pemateri sosialiasi E-Rapor seluruh operator Dapodik sekolah se-Kabupaten Sidoarjo. Selain itu, om We sapaan akrab Wahyu Kurnianto ditemani oleh Ichwan Fadjri S.Sos., dalam memimpin workshop siang hari ini.

Dalam pembukaan workshop E-Rapor, Aunur Rofiq, M.Si., kepala sekolah Musasi menjelaskan bahwa nilai peserta didik kali ini dibuat sesuai dengan fakta yang ada di lapangan. "Misal ada seorang siswa yang tidak mengerjakan tugas di satu komepetensi dasar, maka tulis aja nilainya 0," ujar Rofiq. Hal itu diyakini salah satu cara untuk mendisiplinkan peserta didik dalam pengumpulan tugas. Selain itu tujuan diadakannya workshop ini disampaikan oleh Imam Wahyudi, S.Pd., wakil kepala sekolah bidang sumber daya manusia (SDM), hubungan masyarakat (Humas) dan islam, kemuhammadiyahan dan bahasa arab (Ismuba) yaitu untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya guru dalam melaporkan evaluasi pembelajaran siswa secara cepat dan faktual.


"Hal tersebut dikarenakan nilai yang sudah diinput ke dalam E-Rapor langsung terekam di data dapodik pusat, sehingga tidak bisa direvisi di kemudian hari," ujar Imam. "Sehingga intensitas hubungan wali kelas dan peserta didiknya perlu ditingkatkan lagi, agar wali kelas dapat mengingatkan peserta didiknya untuk mengumpulkan tugas dengan tepat waktu," lanjut Imam.


Walaupun berjalan lancar, tentunya terdapat kendala dalam workshop hari ini. Hal itu diungkapkan oleh Febby Dwi Adeline, S.Pd., yang mengaku tidak fokus mendengarkan penjelasan dari pemateri. "Lebih nyaman jika pelatihan ini dibagi perumpun mata pelajaran dan dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil agar bisa fokus menerapkan ilmu yang disampaikan, ujar miss Febby sapaan akrab guru bahasa Inggris Musasi. E-Rapor ini dapat meringankan beban guru, karena guru tinggal memilih kompetensi dasar yang sesuai dengan apa yang diajarkan serta mengisi nilai di kolom yang sudah disiapkan di website e-rapor sekolah.


"Hanya saja perlu ketelitian dan pembiasaan kita dalam menggunakan E-Rapor ini agar benar-benar bisa diterapkan di Musasi untuk melaporkan hasil belajar peserta didik," pungkasnya. (Achmad Bagus Hendy Kurniawan)


Komentar